.jpeg)
Peserta pelatihan barista mempraktikkan teknik meracik kopi di Rumah Pintar Pesanggaran.
Gesah.co.id – Setelah sukses menyelenggarakan pelatihan pengolahan hasil laut, UMKM Center kembali menghadirkan program peningkatan keterampilan bagi masyarakat. Kali ini, bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, komunitas binaan PT Bumi Suksesindo (PT BSI) tersebut menggelar pelatihan barista bagi generasi muda.
Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup pengenalan jenis kopi, teknik pengolahan biji kopi, metode penyeduhan, hingga cara menyajikan minuman kepada pelanggan.
Community Development PT BSI, Syahrul Wahidah, mengatakan pihaknya mendukung penuh berbagai kegiatan pengembangan kapasitas masyarakat melalui UMKM Center. Menurutnya, Rumah Pintar diharapkan menjadi ruang belajar yang memberikan manfaat bagi warga sekitar.
“Kami sangat senang karena UMKM Center bisa menggelar pelatihan ini. Kami sangat mendukung kegiatan ini. Rumah Pintar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” ujar Community Development PT BSI Syahrul Wahidah, Jumat, 26 Juni 2026.
Untuk memastikan materi tersampaikan secara optimal, penyelenggara menghadirkan Masrukin, barista asal Pesanggaran sekaligus pemilik Roekinroll Food Coffee & Roastery, sebagai instruktur selama pelatihan berlangsung.
Salah seorang peserta, Vica Dwi Lestari, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan. Sebelumnya, ia mengaku belum memahami proses pengolahan kopi.
“Pelatihannya seru dan menyenangkan. Sebelumnya saya sangat awam tentang kopi. Di sini, saya jadi tahu jenis-jenis kopi, proses pengolahannya, hingga kopi siap diseduh untuk disajikan kepada pelanggan,” kata perempuan asal Pesanggaran ini dengan gembira.
Pengalaman serupa juga dirasakan peserta asal Desa Sarongan, Nuki Dwi Pratama. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mengembangkan diri maupun membuka peluang usaha.
“Seru bertemu dengan orang-orang yang baru dan mendapat ilmu baru untuk saya pribadi. Meskipun rasanya (kopi yang dia buat) masih kurang bagus, Alhamdulillah, sudah tahu caranya,” ujar Nuki.
UMKM Center sendiri merupakan komunitas binaan PT BSI yang telah berjalan sejak 2018. Awalnya, komunitas tersebut berfokus pada pengembangan usaha makanan olahan. Seiring waktu, pembinaan diperluas melalui berbagai pelatihan yang mencakup pengolahan produk, pengemasan, pemasaran, hingga peningkatan keterampilan anggotanya.
Selain memberikan pendampingan, perusahaan tambang emas di kawasan Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, juga menyediakan outlet pemasaran bagi produk anggota UMKM Center. Gerai tersebut berada di Dusun Silirbaru, satu kawasan dengan Rumah Pintar.
Saat ini, UMKM Center telah berkembang menjadi komunitas yang beranggotakan sekitar 85 pelaku UMKM. Pertumbuhan tersebut tidak hanya terlihat dari sisi jumlah anggota, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha yang terus didorong melalui program pembinaan berkelanjutan.
Pada pembukaan pelatihan, Ketua UMKM Center, Zaenab, mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan belajar secara maksimal agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal di masa depan.
“Terima kasih kepada PT BSI yang terus mendukung UMKM seperti kami agar terus berkembang," tuturnya. (*)
