.jpeg)
Siswa MI NU Sumberasri mengikuti aksi Sekardadu menjaga lingkungan
Gesah.co.id - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi terus memperluas jangkauan program inovatif Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu), program yang sudah berjalan sejak 2022 ini.
Kegiatan yang
berlangsung di saluran tersier B.G 8 Kejuron Grajagan ini diawali dengan
sosialisasi serta pembentukan Kader Sekardadu dari kalangan siswa.
Dalam aksi lapangan
tersebut, para siswa diajak melakukan serangkaian kegiatan edukatif lingkungan,
mulai dari aksi bersih sampah di sepanjang saluran, penanaman bibit pohon,
penyebaran benih ikan, hingga kampanye sadar sampah.
Plt Kepala Dinas PU
Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, menyampaikan bahwa
keterlibatan generasi muda dan pihak sekolah merupakan kunci utama
keberlanjutan kelestarian sumber daya air di Banyuwangi.
"Melalui program
Sekardadu ini, kami ingin menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini,"
ucapnya.
Siswa yang dilatih
menjadi Kader Sekardadu diharapkan mampu mengedukasi lingkungan sekitarnya
untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air dan aktif menjaga
ekosistem sungai.
Ia menambahkan bahwa
program Sekardadu, yang sebelumnya berhasil masuk Top 30 Kompetisi Inovasi
Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur tahun 2023, kini terus dikembangkan
tidak hanya di sektor pendidikan tetapi juga diperluas hingga ke sektor
pariwisata.
"Perluasan zona
di Tegaldlimo ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung program
Banyuwangi Rebound. Kami optimistis, dengan sinergi antara KorSDA, sekolah, dan
masyarakat sekitar, kebersihan serta fungsi saluran irigasi dapat terus terjaga
secara optimal," tegasnya.
