.jpeg)
Petugas Dinas PU Pengairan Banyuwangi melakukan pembagian air
Gesah.co.id – Dinas PU Pengairan Banyuwangi terus mendorong pembagian air irigasi yang tertib dan adil untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Dedi,
ketersediaan air irigasi yang terkelola dengan baik membantu tanaman memperoleh
pasokan air yang cukup sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat.
“Pembagian air irigasi
yang tertib dan adil menjadi bagian penting untuk menjaga ketersediaan air bagi
petani dan masyarakat,” kata Dedi.
Selain meningkatkan
produktivitas pertanian, keberadaan jaringan irigasi juga membantu menjaga
kelembapan dan kesuburan tanah. Ketersediaan air yang memadai turut mengurangi
risiko tanaman mengalami kekeringan.
Kondisi tersebut
kemudian berdampak terhadap hasil panen dan pendapatan petani. Dengan hasil
pertanian yang lebih baik, kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan
penghasilan dari sektor pertanian diharapkan ikut meningkat.
Dedi menjelaskan,
manfaat irigasi juga dirasakan masyarakat secara lebih luas. Air yang tersedia
mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas rumah tangga hingga
peternakan dan usaha masyarakat.
“Air irigasi memiliki
manfaat yang luas, sehingga pengelolaannya perlu dilakukan secara bersama-sama
agar pemanfaatannya bisa dirasakan secara optimal,” ujarnya.
Pengelolaan air yang
baik juga berkaitan dengan ketahanan pangan. Produksi pertanian yang stabil
dapat membantu memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia.
Di sisi lain,
keseimbangan ekosistem turut menjadi perhatian. Pengelolaan air secara tepat
dapat membantu menjaga kondisi lingkungan serta mengurangi risiko kekeringan
maupun banjir.
Dedi menambahkan,
aktivitas pertanian, peternakan dan berbagai usaha masyarakat yang ditopang
ketersediaan air juga berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi lokal.
Karena itu, Dinas PU
Pengairan Banyuwangi mengajak petani dan masyarakat bersama-sama menjaga
jaringan serta memanfaatkan air irigasi secara bijak agar manfaatnya dapat
berkelanjutan.
