
Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengapresiasi Banyuwangi menjadi tuan rumah konsolidasi delegasi ASEAN Smart Cities Network.
Gesah.co.id – Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Banyuwangi sebagai tuan rumah konsolidasi delegasi Indonesia dalam ASEAN Smart Cities Network (ASCN). Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa Banyuwangi dinilai berhasil mengembangkan konsep kota cerdas yang inovatif dan berkelanjutan.
"Kepercayaan ini
menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banyuwangi. Artinya, berbagai inovasi
pelayanan publik dan pembangunan yang dilakukan selama ini mendapat perhatian
hingga tingkat internasional," kata I Made Cahyana Negara, Senin (20/7/2026).
Made menilai konsep smart
city yang diterapkan Banyuwangi tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan
teknologi, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat melalui pelayanan publik
yang lebih cepat, mudah, dan berkelanjutan.
"Smart city bukan
sekadar digitalisasi layanan, tetapi bagaimana teknologi mampu meningkatkan
kualitas hidup masyarakat, mempercepat pelayanan, dan menciptakan tata kelola
pemerintahan yang lebih efektif," ujarnya.
Ia mengapresiasi
berbagai inovasi yang dipaparkan Banyuwangi dalam forum tersebut, mulai dari
pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, pemanfaatan Refuse Derived Fuel
(RDF), hingga layanan telekonsultasi kesehatan yang dapat diakses masyarakat
selama 24 jam.
"Program-program
seperti pengelolaan sampah berkelanjutan dan layanan kesehatan digital
menunjukkan bahwa Banyuwangi terus berinovasi untuk memberikan manfaat nyata
bagi masyarakat," katanya.
Politisi PDI
Perjuangan itu menambahkan, forum ASCN juga menjadi kesempatan strategis untuk
memperluas jejaring kerja sama dengan daerah lain maupun negara-negara ASEAN
dalam pengembangan kota cerdas.
"Melalui forum
ini, Banyuwangi dapat saling bertukar pengalaman dan mengadopsi berbagai
praktik terbaik dari daerah maupun negara lain. Sebaliknya, inovasi yang
dimiliki Banyuwangi juga dapat menjadi inspirasi bagi kota-kota lain,"
ungkap Made.
Ia berharap semangat
inovasi terus dipertahankan agar Banyuwangi mampu menjadi daerah yang semakin
maju, kompetitif, dan memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
"DPRD Banyuwangi
mendukung penuh pengembangan smart city yang berpihak kepada masyarakat.
Inovasi harus terus dikembangkan agar pembangunan daerah berjalan
berkelanjutan, meningkatkan daya saing, sekaligus menghadirkan pelayanan yang
semakin mudah, cepat, dan transparan," tutur dia. (*)
