
Gesah.co.id – Pesona Pulau Bedil, yang
dijuluki ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’, kian menyedot perhatian wisatawan.
Destinasi eksotis yang berlokasi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan
Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini terus mengalami lonjakan kunjungan
yang signifikan, terutama saat momen hari libur dan libur Natal dan Tahun Baru
(Nataru).
"Kenaikan kunjungan pada libur Nataru
2025/2026 bahkan mencapai 133 persen dibanding tahun sebelumnya," ungkap
Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Banyuwangi, Ainur Rofiq, Senin (26/1/2026).
Pulau Bedil memang memikat dengan gugusan
pulau-pulau kecilnya yang eksotis, dikelilingi perairan jernih bergradasi warna
biru toska dan hijau, mirip pemandangan karst di Piaynemo, Papua. Destinasi
tersembunyi (hidden gem) ini menawarkan panorama alam memukau, laguna tenang
untuk snorkeling, serta hamparan pasir putih alami yang memberikan suasana
tenang dan eksotis.
Menurut Ainur Rofiq, peningkatan kunjungan
ini bukan terjadi secara kebetulan. Faktor promosi melalui digital marketing
yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, peran
aktif media sosial, serta perbaikan infrastruktur penunjang menjadi pemicu
utama.
Di sisi lain, yang membuat wisatawan makin
betah dan nyaman adalah keindahan Pantai Mustika sebagai pintu masuk utama.
Keindahan alam yang dibalut keramahan masyarakat lokal, ketersediaan beragam
kuliner dari pelaku UMKM setempat. Serta kelengkapan sarana dan prasarana di
lokasi wisata, seperti toilet dan mushola, turut menunjang kenyamanan
pengunjung.
Sarana dan prasarana di Pantai Mustika ini
tak lepas dari peran serta masyarakat dan kepedulian pelaku investasi,
khususnya operator tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, yakni PT Bumi
Suksesindo (PT BSI).
Melalui program Pengembangan dan
Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang biasa disebut Corporate Social
Responsibility (CSR), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah
berkontribusi besar dalam menumbuhkan sektor pariwisata di Pantai Mustika.
Bantuan berupa penyediaan gazebo, menara pantau, dan fasilitas lainnya, semakin
melengkapi daya tarik wisata Pulau Bedil ‘Raja Ampat-nya Banyuwangi’. (*)
