.jpeg)
Camat Pesanggaran bantu dua turis Italia menuju Banyuwangi Kota.
Gesah.co.id – Kepedulian masyarakat, pelaku usaha, hingga pejabat pemerintah
di Banyuwangi, Jawa Timur, terhadap tumbuh kembang sektor pariwisata patut
diacungi jempol. Sikap responsif ini tecermin nyata saat membantu wisatawan
asing yang tersesat di kawasan Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan
Pesanggaran.
Beruntung, mereka bertemu dengan Indra Utama, seorang karyawan tambang emas
PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Berbekal kemampuan bahasa asing yang baik, Indra
berhasil berkomunikasi dengan kedua turis tersebut dan memahami kendala yang
mereka hadapi.
Demi memastikan bantuan diberikan secara maksimal, Indra segera
berkoordinasi dengan Camat Pesanggaran, Didik Eko Wahyudi, S.Pd. Felice dan
Claudia kemudian diarahkan menuju ke Kantor Kecamatan Pesanggaran untuk
beristirahat sejenak.
Saat kejadian, Camat Didik sedang menghadiri pelepasan kontingen Pramuka
Banyuwangi untuk Jambore Nasional XII Jakarta 2026 di Pendopo Sabha Swagata
Blambangan. Meski sedang bertugas di luar, dia langsung menginstruksikan salah
satu staf kecamatan bernama Yoyok untuk mengantarkan kedua bule tersebut
menggunakan mobil dinas.
"Kasihan, mereka sudah kepanasan sejak jam 8 atau jam 9 pagi menunggu
Bus DAMRI rute Pesanggaran–Banyuwangi yang tidak kunjung muncul," ujar
Didik, Senin (10/8/2026).
Didik menambahkan bahwa aksi sosial dan kedaruratan pariwisata seperti ini
bukan kali pertama dilakukan oleh pihak kecamatan.
"Sebelumnya kami juga pernah mengantarkan wisatawan ke Rogojampi.
Prinsip kami, karena mobil kecamatan ini untuk warga Pesanggaran, maka bisa
dipakai untuk kebutuhan masyarakat ataupun wisatawan yang kebingungan mencari
transportasi saat darurat," tegasnya.
Berkat kolaborasi dan kepedulian tersebut, Felice dan Claudia akhirnya bisa
kembali tersenyum bahagia. Mereka pun diantar langsung sampai ke tujuan di
Banyuwangi Kota tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Camat Didik berharap, kedepan pihaknya bisa memiliki kendaraan khusus
sebagai bentuk kehadiran dan pelayanan kepada wisatawan. Apalagi Kecamatan
Pesanggaran memang kaya akan destinasi wisata unggulan, seperti Pantai Pulau
Merah, Pantai Gumuk Kancil, Pantai Mustika, hinga Pulai Bedil yang merupakan
Raja Ampatnya Banyuwangi.
Aksi nyata yang diinisiasi oleh karyawan PT BSI dan Pemerintah Kecamatan
Pesanggaran ini menjadi contoh konkret pentingnya sinergi dalam menjaga citra
pariwisata daerah. Keramahan dan kesigapan melayani, menjadi pesan positif
bahwa komitmen memperlakukan wisatawan dengan baik mampu memperkuat posisi
Banyuwangi sebagai destinasi global yang ramah dan aman. (*)
